Entradas populares

2 poles

Aku, kamu, ada di dua kutub berbeda
Berdiri ditempat masing-masing dan tetap diam hingga saat ini
Aku, kamu, ada di dua kutub berbeda
Mungkinkah kata pertemuan menyapa kita di lembar ini?
Lembar dimana dua tulisan berbeda menyatu
Aku dan kamu

Aku rela diam, jika ragamu akan menjemputku disini
Kenapa aku memilih diam?
Karena aku takut, 
Ketika kamu berjalan mendekatiku, aku berjalan menjauhimu

Aku diam bukan berarti berhenti

Aku tidak akan bertanya sudah sampai mana kamu berjalan
Karena aku tahu, tujuanmu adalah aku
Dan selanjutnya bukan aku dan kamu lagi
Tapi KITA yang berjalan beriringan dalam cahaya-Nya

Semoga kamu selamat...  :)

-Qotrunnada Nafi'ah-

Allah's Army ! :)

Tidak ada kepastian di dunia ini
Semuanya misteriusi
Bahkan terlalu rumit jika harus di tela'ah lebih dalam
Masa depan adalah misteri dan ;
Masa lalu adalah kenangan yang tidak akan terulang lagi
Sekeras apapun kita merangkai masa depan
Semirip apapun kita mengulang masa lalu
Semuanya hanya akan membuat kita lelah,
Berkutat dilingkaran yang tak tau ada ujungnya
Dan balik ke satu titik : TAKDIR
Karena kita hidup hari ini, kawan!
Bukan besok ataupun kemarin
Kita takkan pernah tau hari esok
Dan takkan bisa mengulang hari kemarin
Lakukan yang tebaik hari ini
Karena mungkin hari ini hari terakhir kita di dunia
Just remember it :
"today is your last, do your best and dont care everyone's word for you because you are the Allah's Army! :)

Aku Lebih Memilih Mati

Aku bahkan lebih memilih mati
Jika setelah itu aku dapat bertemu denganMu
Benar-benar bertemu denganMu
Dunia ini sudah semakin gila, Tuhan...
Halal dan Haram semakin tipis saja batasnya
Aku hanya takut....
Suatu ketika Engkau mencabut hidayahMu dari hidupku
Dengan apa aku bisa bahagia tanpa hidayahMu??
Tuhan...
Serendah-rendahnya aku dimata-MU
jangan pernah sekalipn Kau meninggalkanku

(Qotrunnada Nafi'ah)

Pasar Ikan

Apa yang akan kalian pikirkan ketika kalian diajak ke pasar ikan?
Bertemu dengan berbagai jenis ikan kah?
Mencium wangi yang sangat amat semerbak kah?
hmm.. sepertinya itu semua tidak akan kalian temukan disini. di Pasar Ikan yang terletak di bilangan Jakarta Utara, tepatnya di samping Museum Bahari. Disini kalian justru kalian akan menemukan berbagai macam alat-alat rumah tangga seperti : penggorengan dengan berbagai ukuran dari mulai yang imut-imut sampai yang segede alaihim gambreng, ulekan dengan berbagai macam bentuk, kompor, malah ada yang jual alat marawis  juga. Baju-baju juga ada disini loh. aku bingung harus menyebut ini keanehan atau keunikan? kalian simpulkan sendiri saja yaa.. :)
Terus juga katanya beli barang-barang di Pasar Ikan ini harganya lebih murah! ditukang kredit harganya bisa mencapai Rp.300.000 tapi disini bisa didapatkan hanya sekitar Rp.100.000. (waaah... kabar baik nih buat ibu-ibu dirumah. hehe..) begitulah penuturan dari Bude-ku (kakak dari ayah). Namun, yang sangat disayangkan dari tempat ini adalah kebersihannya. kebersihan disini masih kurang sekali. yaah.. kita berdoa saja supaya kedepannya lebih diperhatikan lagi kebersihan disini dan bisa menjadi pasar modern tanpa menghilangkan khas dari pasar tersebut. aamiin...

Nah, ini dia foto dari pasar ikan itu. bukan hasil potretanku memang, karena nggak bawa handphone waktu kesana. bisa diliatkan? mana ada ikan disana? becek-becek juga nggak ada. memang unik ya kota Jakarta ini.. :)

Harusnya saya juga ada disana...

Jumat kemarin ada yang berbeda di sekolah saya. kebetulan jam pelajaran ke 5 dan 6 kelas 12 ada seminar gitu di ruang auditorium. KATANYA sih penyuluhan buat anak-anak SMA yang udah nyoblos tanggal 20 september nanti biar nggak golput, tapi nggak yakin juga tujuannya cuma itu. wallahu'alam deh.. positive thinking aja. hehe.. pas keluar dari ruang auditorium, kok sekitar sekolah rame banget, murid-murid kelas 10 dan 11 pada ada di koridor kelas seperti sedang menyambut seseorang yang akan datang. tapi siapa? itulah pertanyaan yang dari tadi terngiang-ngiang dikepala saya dan mungkin disebagian besar murid kelas 12 lainnya. tiba-tiba, sebuah mobil warna hitam muncul dari gerbang sekolah dibarengi dengan sorak-sorai dan tepuk tangan murid-murid kelas 10 dan 11. siapa sih? gubernur? segitunya penyambutannya. bertanya kesana kemari enggak ada yang tau.*yaiyalah. nanyanya sama anak kelas 12 juga. ya ga ada yang tau. -_- | iya juga ya? haha..* makin penasaran lah saya, saya berdiri dipinggir lapangan depan gedung baru. kalau berdiri disana pandangan tepat ke tengah lapangan, bisa leluasa melihat ke segala arah. dan, mobil itu pun berhenti tepat ditengah lapangan. kayaknya bener nih yang dateng gubernur, berhubung seminar tadi ada hubungannya dengan pemilu. tapi kok kayak ngeliat bu mela (guru akuntansi paling gaul. hehe..;)) di bangku supir. masa iya bu mela supirnya sang subernur? halaaah.. makin ngaco aja pikiran saya. oke saya tunggu aja siapa yang akan keluar. dan ternyaataaaaaaaaaaaaaaaaaa............... subhanalllah... ada dua orang yang sepertinya saya kenal keluar dari mobil itu, suara tepuk tangan makin ramai. saya memang kenal mereka. mereka adalah Ari dan Magun!! waaahh... baru pulang OSN ternyata. murid-murid kelas 12 yang sudah menyadari siapa yang datang langsung berhamburan ke lapangan dan menghampiri mereka. seketika lapangan penuh. Ari dan Magun bak artis terkenal saat itu. saya? saya dimana ya saat itu? saya tetap berdiri ditempat. bingung. kaget. terharu. apalagi pas ngeliat sesuatu yang dikalungkan di leher Magun. itu MEDALI, bro! medali perak! alhamdulillah... mereka berhasil. walaupun Ari belum berhasil dapat medali, tapi bagi saya mereka tetap aja udah berhasil. selamat yaa.. :)
Ada sesuatu yang mengusik hati saya. inilah maksud dari judul posting kali ini. luka itu kembali terbuka...
sejenak, sejalan dengan rasa bahagia, bangga, terharu atas keberhasilan teman-temanku, teman-teman seperjuanganku dulu. ada rasa sedih yang dengan otomatis datang saat itu. saya seperti terlempar ke masa-masa perjuangan di OSN dulu. dari tingkat sekolah,kabupaten,pra provinsi,provinsi, dan saya berhenti disitu. ya, satu langkah lagi menuju nasional. saya belum berhasil dikesempatan ini. berat sekali perjuangan itu, tapi saya senang menjalaninya. terlebih perjuangan itu dilakukan bersama teman-temanku yang alhamdulillah sebagian besar adalah temanku di organisasi Rohis. tapi di tingkat provinsi tahap 2 di bidang ekonomi, dua teman saya yang dari awal kita berjuang bareng, belajar bareng, pergi ketempat pembinaan yang cukup jauh bareng, mereka nggak lolos. cuma saya. saat itu sepertinya beban dan harapan orang-orang tertumpu di saya ditambah lagi dengan anggapan beberapa orang di sekolah kalau tiap tahun atau setidaknya 2 tahun terakhir bidang ekonomi selalu masuk ke nasional, juga harapan yang sangat besar dari mama saya. saya mulai menjalaninya dengan tidak enjoy, tidak senikmat dulu, dibayangi sama kekurangan diri yang masih jauh dibanding teman-teman dari berbagai sekolah pas pembinaan. 10 hari saya bolak-balik cengkareng-pinang ranti. cukup melelahkan, dan cuma sendiri. hari pengumuman pun tiba. saya tidak lolos. bukan kekalahan yang saya tangisi saat itu, karena dari awal perjalanan saya tau dalam sebuah kompetisi pasti ada kalah dan menang. semua tergantung usaha dan doa kita. tapi yang membuat saya sedih adalah saya tidak bisa memenuhi harapan mereka... harapan mama, guru, teman dan orang-orang yang sudah saya repotkan selama perjalanan saya di OSN ini. walaupun mereka tidak masalah dengan itu, tetap saja saya merasa tidak enak. semuanya pasti karena saya yang kurang usaha. maaaaafffff sekali... 
saya melihat teman-teman saya yang sudah ikut berhamburan di lapangan. ada ghonia,syifa,rindi,irma. saya pun mengahampiri mereka. kami banyak mengucap syukur disana. ghonia dan irma gabung ke kerumunan didepan sana. saya sempat ikut mereka. tapi karena saya tidak terlalu suka keramaian yang seperti itu. saya minggir. ada syifa dan rindi dipinggir lapangan. saya pun memilih menghampiri mereka. disana saya tetap memperhatikan kerumunan itu. kami bertiga diam dengan pikiran masing-masing. muncul pemikiran "harusnya gue juga ada disitu..." bener-bener nusuk ke hati. saya melihat ekspresi syifa, seperti menahan tangis dan memang sudah menagis tadi. chery juga ada disitu. dia adalah teman yang saya maksud diatas, teman seperjuangan di bidang ekonomi. chery sempet berbicara beberapa hal. dan itu membuat saya benar-benar menahan tangis. chery bilang "sar, jangan nangis" saya balik kebelakang, mengatur emosi yang meluap-luap. "sedih cher" hanya itu ucapan saya, seketika saya ralat ucapan itu "nggak sedih kok. gue terharu, bukan sedih. hehe.."
sebesar apapun rasa kecewa itu... semua akan tetap berjalan. karena inilah garis yang harus saya lewati. mungkin bukan disini, dilain waktu, dilain tempat, saya akan menjemput kesuksesan saya. karena Allah selalu  mendengar doa hambanya... :)

Sayap Untuknya

aku berusaha memberinya bulu
agar dia bisa terbang dengan sayapnya
entahlah, dia menerimanya atau tidak
karena sampai saat ini
aku hanya tidak tahu
bagaimana cara memberinya....
aku ingin terbang bersamanya

terinsipirasi dari kutipan karya Kahlil Gibran
"betapa tidk pedulinya dirimu ketika kamu menginginkan orang-orang terbang dengan sayapmu dan kamu bahkan tidak mampu memberi mereka bulu"

The Darkness Land

Halo halo...
bertemu lagi dengan Sarah...!!!! sudah cukup lama juga ga posting di blog ini. biasa lah.. lagi sibuk *sibuk apa? | sibuk ngitungin beras | -_-" |#abaikan* hehe.. okee.. kali ini sya mau posting cerita nih. jadi beberapa hari yang lalu di tempat les ada sesi nonton film gitu, judul filmnya adalah........ jeng... jeng... jeng... ALICE IN WONDERLAND!! *please deh. film lama kali | shut up! | :x*
seru banget filmnya.. tapi, namanya jg buat belajar ya jadi agak ga bisa menikmati film dengan baik. ga ada translatenya. ya ampuun... itu omongan british abisss. untung subtitlenya ttep diaktifin walaupun pake bahasa inggris. seenggaknya gitu ya, masih bisa ngerti dia ngomong apa. nah, disini sya disuruh catat kata-kata yang ga dimengerti abis itu disuruh buat short stories menggunakan kata-kata yang di catat tadi. dan... inilah hasilnya!!!! ga bagus sih. at least, i've tried. hehe.. :)


The Darkness Land


In that night, i was in a strange place. I never saw that place before. It was a ruined place. I walked along the path and i arrived in the old building. I saw the raven perching on the window of building. I tried to enter the building. It was a very horrid place.
I heard someone walking and getting closer... closer.. and closer. Then I hid behind the big porcelain. “ Where is the raven??!” said the creepy creature loudly. “I am here your majesty” said the raven. Oh my God! I was very surprised, i heard the raven could talk. I didn’t believe it. And How reckless i am, i snudged the porcelain and made it fall. PRRAAANGGG....!!!! The creepy creature looked at me. “ who is that?!” said him angryly. I was very afraid and decided to run away. The creepy creature and his raven persued me. But they were faster than me and then he sized me. “you had broken my favourite percelain!! You must die! Off with his head, raven!!” his face was very horrid. “No!! I didn’t mean to break your porcelain. foregive me, please..” said to me almost cried. “of keeping your mouths shut!” said him. The raven was ready to slay me with his sword but when he swang his sword, he didn’t slay me but he threw the sword to me and seized me magnificenly. Th raven said “use the sword to kill him and make this land free...!!!” the creepy creature became more angry and attacked me blindly “why must it be me?” i tried to escape from his attack. “because you are the oraclum means!” said raven and i didn’t yet understand what he said. “then, what do i have to do again?” i talked gasply. “follow me!” said the raven and he flew to the second floor. I ran quickly and followed him the creepy creature kept following and zapping me.
On the second floor, the raven escorted me to the room. There was a glass box in that room. “you look the glass box in there?” said the raven “yes” answered me. “ there was a crown in the glass box and you must destroy it!” said the raven “i don’t see anything” “ you have to touch the glass and you’ll see the crown, hurry up!!” said the raven. I approached it and taught the glass box. The crown emerged when i want to destroy it the creepy creature came and attacked me with his beam. But the beam slipped. I ran to the crown quickly and destroy it with  my sword powerfully. Then a very brigth light shone from the crown, and all the darkness disappeared. The creepy creature too. And the darkness  land changed to be a beautiful land. I MADE IT!! I cried
Suddenly, i felt a pinch on my skin. “wake up from your slumber,Ron!” said my mom. Very regrettably. okee.. It’s just my dream. -_-

thank's for reading.... :)

Buscar

 
December Second Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger