Entradas populares

Terjebak diruang ini

Tulis-hapus-tulis-hapus-tulis. 20 menit berlalu dan hanya itu yang kulakukan, belum ada satu tulisanpun yang jadi, karena lebih sering aku hapus. entahlah, otak ini serasa tak utuh. aku disini namun pikiranku tak sepenuhnya disini. tidak punya inspirasi. tidak ada ide yang muncul. aku rasa kreatifitasku sedang tidur lelap. aku mohon bangunlah.... :(
aku harus apa? menunggu? tidak! rutinitas ini menuntunku untuk menyelesaikan semuanya. hidup ini penuh deadline!
***
terlalu banyak cabang dipikiranku, mereka berlari sekehendak mereka
menuju tempat yang aku bahkan tidak tahu tentangnya
satu menit..
satu jam..
satu hari..
mereka belum kembali,
mungkin mereka merasa nyaman 'disana'
atau mungkin mereka tersesat...
dan aku....
aku terjebak diruang ini
aku tidak bisa kembali tanpa mereka
aku mohon ya Allah.. kembalikan mereka..
***
ada cahaya. indah sekali..
aku coba menghampirinya
meninggalkan tempatku disini
terpana dengan keindahannya
aku lupa meninggalkan jejak diruang ini
aku tidak peduli
karena aku pikir cahaya itu yang akan menujukkan jalanku untuk pulang
ya Rabb! aku mulai gelisah, semakin aku mendekatinya, dia semakin jauh
apakah itu hanya fatamorgana?
aku lelah, dan memutuskan untuk pulang ketempatku
ya Rabb.. aku ada dimana?
bagaimana aku kembali tanpa jejak yang kubuat?
aku hanya meraba-raba jalan diruang ini
berharap jalanku benar
berkeyakinan 'aku pasti sampai!' tapi entah kapan..
aku mohon ya Allah.. ijinkan aku kembali ketempatku
***

kau tau, kawan?
ruang itu gelap.. gelap sekali..
kau bahkan akan sangat sulit sekali berjalan jika tak ada penerangan
penerangan susah ditemukan diruang itu
maka wajarlah jika cahaya sangat dinantikan disana
tapi kau harus hati-hati, 
karena ada beberapa cahaya hanya sebuah fatamorgana
untuk itu, kawan..
mintalah cahaya kepada Sang Pemilik Cahaya
berharaplah hanya kepadaNya
karena hanya cahaya-Nya yang mampu menerangimu
berharaplah hanya kepadaNya
maka kau tidak akan kecewa..

Perahu Kertas(ku)

Kemarin baru saja menonton salah satu film Indonesia yang lagi nge-hits sekarang. PERAHU KERTAS 2. setelah sebelumnya udah nonton perahu kertas 1 dan udah baca novelnya juga, jadi agak penasaran sama film part 2nya ini. Film ini menceritakan tentang kisah percintaan Keenan dan Kugy yang cukup rumit, tentang mimpi dan realitas kehidupan, tentang persahabatan dan tentang pengorbanan.
Karena menonton film ini, jadi inget waktu masa kecil dulu ternyata aku juga sering melakukan hal yang sama seperti kebisaan Kugy. Menulis surat, membuatnya menjadi perahu dan menghanyutkannya, berhubung rumah aku dekat kali atau bahasa kerennya sungai. Hehe.. tapi aku tidak mengirimnya untuk Neptunus seperti Kugy,aku kirim untuk Allah.. atau untuk seseorang yang aku ingin kirimi surat tapi mustahil aku kirim keorangnya langsung atau juga bukan untuk siapa-siapa. hanya untuk memuaskan hati saja. membiarkan setiap kata yang kutulis larut bersama jutaan partikel diair, karena dulu aku terlalu takut untuk memperlihatkan tulisannku ke orang-orang bahkan ke orang tuaku sendiri. aku juga tidak pernah menghanyutkan perahu kertasku ke lautan langsung. karena laut dari rumah cukup jauh.
Terkadang aku menghanyutkan perahu-perahu itu bersama teman-temanku. kami selalu saja berlomba siapa yang perahu kertasnya sukses mendarat di sungai tanpa tenggelam sebelum mengalir, dan aku..... aku lebih banyak “nyungsep”nya. Lebih banyak pendaratan yang gagal daripada yang berhasil.-_- dan saat yang melegakkan dan menyenangkan adalah ketika melihat perahu-perahu kami hanyut dengan aliran sungai dan akhirnya tenggelam...
Tapi kebiasaan ini tidak pernah lagi aku lakukan sampai sekarang. Lupa kapan terakhir melakukannya. Kalian tau kenapa aku berhenti menghanyutkan perahu-perahu kertas itu lagi? Karena waktu itu aku sudah mengerti kalau buang sampah di sungai itu ga boleh, dan yang menyebabkan banjir di Jakarta juga karena buang sampah sembarangan di sungai. Jadi sejak saat itu aku belum pernah lagi menghanyut perahu-perahu kertasku lagi.
Emm.. amanat dari film ini juga cukup bagus, setiap diri kita sebenarnya sudah mempunyai calon istri/suami dari sejak lahir, sekeras apapun kita menghindari orang itu tapi kalau sudah takdir disatukan pasti akan bertemu kembali. dan sekeras apapun kita memepertahankan orang itu kalau takdirnya bukan sama dia pasti gak bakal jadi. salah satu perkataannya pak Wayan di film ini adalah "mencintailah pelan-pelan. agar kalau jatuh tidak terlalu sakit" dan "cinta itu dipilih, bukan memilih". yap! dipilih bukan memilih. kenapa? karena kita makhluk Allah. kita dijodohkan dengan seseorang karena kita dipilih untuk dia dan dia dipilih untuk kita. sejatinya bukan kita yang memilih.. so, apa proses pacaran diperlukan disini? menurut aku tidak. Toh, kita dan seseorang disana sudah dipilih, bukan? bisa dilihat contohnya, kugy sama keenan yang tidak pacaran justru jd suami-istri, sementara pacar-pacar mereka sebelumnya malah gak jadi kan? ikuti saja aliran yang ada, betapapun jauhnya aliran sungai itu akan tetap bermuara ke lautan. jika dalam perjalanannya saja kita sudah menyimpang, apa itu bukan mengkhianati namanya? jangan mengkhianati kalau tidak mau dikhianati.

 --sekian, semoga bermanfaat :)--
~Qotrunnada Nafi'ah (SD)~

Wish for economic tomorrow

Sedikit cerita sebelum tidur...

Besok UTS Ekonomi, bro!
hasimileeh... -_-
Yap! Ekonomi. salah satu pelajaran yang saya suka. pernah coba ikut OSN Ekonomi dan alhamdulillah diberi kesempatan sampai tingkat provinsi. tapii... salah satu cabang ekonomi yaitu Akuntansi adalah sesuatu sekali bagi saya. bagaimana tidak? pelajaran ini seru, bikin penasaran atau lebih tepatnya bikin tekanan luuaarr biasa kalo salah ngerjain atau ga BALANCE! dan saya sering sekali ga balance karena hal yang kecil namun fatal. -_-. untuk itu saya akan memberikan 2,3,4 jempol saya untuk para akuntan yang kesehariannya berkutat sama beginian. hebat!
Guyonan anak IPS kalau lagi ngerjain akuntansi adalah "kurang nol, masuk penjara! lebih nol, masuk penjara!" terus nanti berantem ngomongin "si PD Mentari kan utangnya udah bla bla bla" atau "tgl 5 dia udah di retur, jadi harus bla bla bla" atau "ini masuknya ke akun mana sih?!" itu kalo yang udah mumet kepalanya. haha.. seru kan? #sindiran halus
dan besok saya ulangan ekonomi akuntansi, teman-teman...
saya takut sekali kalo smpe remed cuma gara-gara beda pendapat sama gurunya atau karena lupa dikurangin retur dulu lah, apa lah,, kesalahan-kesalahn kecil tapi fatal itu bikin nyesek pokoknya.
sudahlah! yang penting saya sudah berusaha dan berdoa. sisanya tawakal saja..
~~serahkan semua pada Allah semataa.. #nyanyidikit
Doakan saya ya, semoga diberi kelancaran dan ketilitian yang tajam untuk besok dan bisa mengerjakan dan mendapat hasil yang baik. aamiin ya Allah aamiin..

oke. Exit.. Nite all.. :)

Aku, Kamu, Dia

Kamu adalah ilusi ketika aku mengilusikan mimpiku
Kamu adalah harap ketika aku berharap bunga ini mekar selamanya
Kamu adalah bayang yang terlalu nyata di mataku
Kamu adalah dia
Dia adalah kamu
Sedangkan aku....
Aku adalah pengharapanmu

-Qotrunnada Nafi'ah- :)

Buscar

 
December Second Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger