Entradas populares

Tips Menulis dari Asma Nadia :)

Assalamualaikum...
ikhwafillah....
bagi yang suka menulis atau mau menulis tapi gak tau harus di mulai dari mana, kebetulan saya nemu tips tips ini dari penulis terkenal yang karyanya ga diragukan lagi loh..! semoga bermanfaat... lets read ! :)




Tips 1 : cari cara untuk selalu mencatat setiap ide menarik

Tips 2 : temukan bentuk tulisan. Apakah akan dibuat dari A-Z alurnya linear biasa. Atau dimulai dari klimaks, bahkan akhir cerita

Tips 3 : Buat outline sederhana bagaimana tulisan akan bergerak. Bukan keharusan tapi akan sangat membantu bagi pemula

Tips 4 : Buat opening yang memikat. Hindari lead cerita yang biasa-biasa aja. Be creative!

Tips 5 : Beri nyawa pada tokoh-tokohmu.

Tips 6 : Garap setting (waktu/tempat) untuk memperkuat cerita. Beri warna lokal sesuai kebutuhan

Tips 7 : kenapa sebuah cerita hambar atau terasa monoton, karena tidak ada konflik/konflik tidak tergarap! Perhatikan konflikmu

Tips 8 : olah setiap unsur cerita dengan sabar. Beri perhatian pada detail yang harus dimunculkan agar logika cerita mantap

Tips 9 : hindari kebetulan dalam cerita, kecuali bisa dipertanggungjawabkan. Khususnya untuk penyelesaian cerita.

Tips 10 #writing: saring dialog, buang yang tidak berfungsi.

Tips 11 : temukan formula ending yang pas, tanpa harus berpanjang-panjang kalimat.

Tips 12 : tentang ending lagi, akhir cerita yang baik meninggalkan gema lebih lama di hati pembaca. Jangan sia-siakan ending

Tips 13 : batasi ego-mu sebagai penulis. Tokoh-tokoh muncul sesuai karakter dalam ceritamu, tokoh-tokoh itu bukan dirimu.

Tips 14 : mematikan tokoh untuk memberi kejutan dalam cerita... cari cara lain yang tidak klise:)

Tips 15 : biasakan memulai dengan basmalah sebelum menulis, lalu mulailah menulis dengan hatimu.

Tips 16 : belajar setia&bertanggung jawab bukan hny dlm upaya, jg dlm menyelesaikan ceritamu

Tips 17 : menulis untuk diselesaikan. Never ever give up on your stories. Give them chance!

tips 18  : kegigihanmu dlm menyelesaikan cerita yg sudah kamu mulai mencerminkan kegigihanmu dlm menghadapi persoalan kehidupan

Tips 19 : beri judul yang menarik untuk ceritamu

Tips 20 : menulis itu cara lain hilangkan ketakutan/tidak pede dan excuse lain dalam mengirim cerita ke media


Bisa Jadi, Kita Sakit Karena Ruhiyah Menurun


Nikmat dari Allah, yang sering kita lupakan ialah nikmat sehat. Banyak orang merasakan betapa indah dan enaknya sehat dikala badan terserang sakit, dan barulah kita sibuk untuk menyembuhkan sakit itu. Sementara dikala sehat kita begitu mengabailkan hak dari tubuh kita, padahal ketika kita telah memenuhi hak-hak itu, maka sejatinya kita telah melakukan pencegahan dari sakit. Dan tentunya, pencegahan itu lebih baik dari pengobatan.
Rasulullah SAW pernah menegur sahabatnya, yang bernadzar akan beribadah semalam suntuk agar semakin mendekatkan dirinya pada Allah, itulah alasan nadzar sahabat itu. Tapi nyatanya, hal itu dilarang oleh Rasulullah SAW, kemudian beliau pun bersabda yang intinya bahwa tubuh kita ini juga punya hak, untuk tidur, untuk istirahat, memperoleh makanan yang halal dan baik, perawatan dengan olah raga yang cukup dan lain sebagainya.
Tentunya, melakukan perawatan dan pemeliharaan tubuh agar selalu sehat tidak melulu bertumpu pada jasmani semata seperti dengan olah raga yang cukup saja, asupan makanan yang bergizi saja. Seharusnya ada satu hal, yang itu menjadi tameng tubuh kita dan menambah daya tahan tubuh kita/imun agar tidak sakit-sakitan, yakni menjaga ‘hubungan dengan langit’ agar selalu dekat dan dekat selalu (baca: ruhiyah).
Menjaga ritme ruhiyah kita, agar memiliki grafik yang cenderung menanjak dan ada pengait agar tidak terjun bebas. Itulah ibadah-ibadah harian kita, mulai dari tilawah kita, shaum kita, sholat berjama’ah kita, tahajud kita dan ibadah-ibadah lainnya. Perawatan jasmaniah idealnya satu paket dengan perawatan ruhiyah kita.
Dunia kesehatan medis modern sudah banyak yang mengupas, hubungan antara ibadah seorang muslim dengan imun/daya tahan tubuhnya. Mulai dari berwudhu, gerakan sholat yang ternyata lebih hebat dari gerakan senam manapun, rutinitas tahajud yang bisa menguatkan daya tahan tubuh, dan lain sebagainya.
Saya jadi teringat dengan salah seorang Ustadz sewaktu saya masih di  Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ustad Burhanuddin (semoga keberkahan selalu mencurah baginya, Amin Ya Robb) pernah memberikan taujih kurang lebih begini :
“Jadi tidak ada alasan untuk tidak baca almatsurat maupun tilawah selepas sholat shubuh karena kesibukan dan ‘gangguan’ anak-anak kita yang sudah terbangun dari tidurnya. Sering saya bermain dan mendorong sepeda anak saya keliling rumah sambil tilawah maupun almatsurat. Target tilawah tercapai, riyadhoh menjaga kesehatan juga tuntas”.
Sahabat, coba kita perhatikan Ustadz atau qiyadah–qiyadah kita. Beliau, sebagian besar memiliki kesibukan dan agenda dakwah yang luar biasa padatnya. Sering kita jumpai, pagi hari di kota A, siang di kota B, sore di kota C, malam ke pengajian besar yang lain. Belum padatnya tugas sebagai anggota dewan, misalnya yang terkadang harus rapat sampai dini hari. Begitupun padatnya, alhamdulilah kondisi mereka sehat-sehat saja. Saya yakin, disamping mereka menjaga asupan jasmaniah dan olahraga yang cukup, ada satu kata kunci yang tidak pernah mereka tinggalkan. Hubungan langit itu tadi.
Pernahkah kita baca kesaksian Ustad Salim Fillah atas Almarhumah Ustadzah Yoyoh Yusroh – allahu yarham, yang ‘menemukan’ beliau sibuk muroja’ah dengan suaminya saat menanti sebuah acara, yang mana beliau sebagai narasumbernya.
Bahkan dalam pengakuannya Almarhumah sekuat tenaga untuk tilawah sehari tiga juz. Lho bukannya Ustadzah sibuk, tanya Ust. Salim Fillah. Justeru semakin sibuk harusnya kita semakin banyak tilawah, tukas Almarhumah. Kuatnya hubungan langit itulah – yang telah dijaga Almarhumah – telah memberikan kekuatan bagi jasmaniahnya untuk menunaikan tugas tugas dakwahnya di seantero bumi.
Dan, bukan berarti orang lain yang sehat selalu padahal dia menentang dakwah bahkan memusuhinya menandakan dia begitu kuat hubungan langitnya dengan Sang Pencipta. Tetapi memang, karuniaNya berupa nikmat sehat diberikan kepada seluruh makhlukNya. Karena memang Dia Maha Pengasih Lagi Maha Penyanyang.
***
Masihkah kita suka begadang sia-sia sampai larut malam, menghabiskan waktu malam sampai tidak tidur hanya untuk ngobrol ngalor ngidul gak jelas mengabaikan hak tubuh ini untuk beristirahat? Padahal seorang sahabat yang ingin menghabiskan malamnya untuk beribadah semalam suntuk saja ditegur oleh Rasulullah SAW. Bagaimana kalau seandainya Rasulullah SAW tahu dan melihat kita yang menghabiskan malam dengan begadang sia sia semalam suntuk, tidak untuk beribadah?
Akhirnya, tidak ada salahnya ketika kesakitan menimpa badan ini yang begitu ringkih. Merenunglah dalam dalam, bisa jadi disamping kita telah mengabaikan hak tubuh ini, jangan jangan kita sakit karena ruhiyah/hubungan langit kita menurun. Rengkuhlah segera kekuatan kita untuk kembali mendekatkan hubungan langit kita.
Allahumma afiina fii badanina, Allahumma afiina fii syamiina, Allahumma afiina fii bashariina..
Ya Allah sehatkanlah badan kami, Ya Allah sehatkanlah penglihatan kami, Ya Allah sehatkanlah pendengaran kami…..
Amin Ya Robb..

sumber : www.fimadani.com 

Jilbabku Bukan Belenggu




Jilbabku Bukan Belenggu
Jilbabku Kebebasanku
Kata-kata diatas kutemui pertama kali di selembar poster yang diletakkan di dinding kaca Student Store kampusku saat dulu masih berstatus sebagai mahasiswa. Kata-kata itu masih kuingat walaupun sudah beberapa tahun lalu aku menemuinya.
Terkesan! Itulah alasannya kenapa aku masih mengingatnya hingga sekarang. Terkesan dengan kata-katanya dan mencoba mencari makna di balik kata-kata itu. Maka, iijinkan aku untuk berbagi apa yang aku dapatkan dari pencarian sebuah makna.


Jilbabku Bukan Belenggu


Kata belenggu jika dilihat dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) memiliki definisi ikatan (sehingga tidak bebas lagi). Jadi jika dikaitkan dengan frase: “Jilbabku Bukan Belenggu”, kurang lebih begini jadinya: “Jilbabku bukanlah hal yang membuat menjadi tidak bebas”.
Maka frase “Jilbabku Bukan Belenggu” sangat pas jika kemudian disandingkan dengan frase “Jilbabku Kebebasanku”. Tentunya frase kedua ini berperan sebagai penguat dari frase pertama.
Ok. Setelah mengetahui sedikit makna secara bahasa dibalik kedua frase itu, lantas apa makna sesungguhnya dari keduanya?
Hmm.. Mungkin masih ada sebagian kita yang berpikir bahwa ketika seorang muslimah memutuskan untuk mengenakan jilbab, maka dia tidak akan bebas melakukan apapun, merasa dirinya terbatasi dengan jilbab yang dikenakan.
Ketika berjilbab, seorang muslimah tak boleh melakukan ini itu, harus meninggalkan seluruh kebiasaan lamanya. Ketika berjilbab, seorang muslimah harus kalem, pendiam, dll. Hei.. benarkah statement ini??
Tidak 100 % benar Kawan!
Siapa bilang ketika seorang muslimah memutuskan untuk berjilbab tak bebas melakukan apa-apa? Ada seorang muslimah yang hobi naik gunung, tetap naik gunung ketika memutuskan berjilbab syar’I, dengan rokcel-nya (rok celana).
Ada seorang muslimah yang hobi nyanyi, akhirnya bernasyid ria ketika memutuskan berjilbab dan sering diminta tampil dalam acara kemuslimahan. Ada seorang muslimah yang hobi renang, tetap renang secara rutin di kolam renang khusus muslimah ketika memutuskan berjilbab.
Bahkan banyak juga muslimah berjilbab yang tak kalah prestasinya dengan perempuan-perempuan lain. Tak jauh-jauh dari kehidupan penulis, teman penulis sendiri. Ada seorang muslimah berjilbab yang hobi dan memiliki bakat seni lukis, dia akhirnya membuat bisnis sepatu lukis dan jilbab lukis.
Ada seorang muslimah berjilbab yang menjadi mapres (mahasiswa berprestasi) tingkat fakultas dan sering mengikuti berbagai konferensi tingkat nasional bahkan internasional, dan nyatanya jilbab panjangnya tak mengerdilkan confidence nya.
Ada seorang muslimah berjilbab yang mengikuti kontes roket tingkat nasional, dan nyatanya jilbab panjangnya tak menghalanginya untuk tetap berprestasi. Ada seorang muslimah berjilbab yang bisa mengendarai mobil dan menjadi andalan untuk acara-acara kemuslimahan, tanpa ketergantungan dengan kaum Adam yang biasanya kebanyakan bisa mengendarai mobil.
Ada seorang muslimah berjilbab yang kuliah di luar negeri dan dia pun tetap PD dengan lingkungan sekitarnya yang non muslim, karena pandai membawa diri dalam pergaulan. Bahkan pernah suatu ketika teman perempuan non muslimnya mencoba mengenakan jilbab dan bilang: Aku cantik ya?
Jadi, tak ada hubungannya bukan bahwa jilbab itu suatu belenggu bagi para muslimah? Muslimah berjilbab masih bisa melakukan apa yang disukainya bahkan meraih prestasi di bidangnya masing-masing.
Ada satu cerita unik terkait keputusan seorang muslimah untuk berjilbab. Ada seorang muslimah yang belum berjilbab walaupun sebenarnya sudah ada niat dalam hatinya untuk berjilbab. Setelah bertahun-tahun, akhirnya keputusan untuk berjilbab pun datang juga. Bagaimanakah hal itu bermula?
Hidayah itu bermula dari ‘tembakan’ seorang laki-laki kepada dirinya saat ia duduk di kelas 2 SMA. Saat itu di hari Rabu sepulang sekolah, teman dekatnya, seorang laki-laki, menyatakan cinta padanya dan menginginkan sang muslimah menjadi pacarnya, dengan ungkapan: “maukah kamu jadi pacarku?”
Tentu sang muslimah terkejut dan tak menyangka jika ternyata teman dekatnya menyimpan rasa padanya selama ini. Hingga akhirnya, sang muslimah tak serta merta menjawab pertanyaan itu dan meminta waktu beberapa hari untuk bisa menjawabnya.
Dalam kebimbangan, ia pun memohon petunjuk padaNYA. Tiga hari tiga malam ia jalani shalat istikharah. Dan tepat di malam ketiga, seusai istikharah, ia bermimpi. Apa mimpinya? Ia bermimpi sedang berada di sebuah taman dan ada yang berbeda pada dirinya. Ya! Itulah jawaban Allah atas masalahnya.
Senin menjelang, sang muslimah pun berangkat ke sekolahnya. Ia disambut oleh kakak-kakak akhwat ROHIS dengan cipika cipiki dan memberikan selamat kepadanya. Teman laki-laki sang muslimah yang me’nembak’nya pun melihat keramaian di pintu kelasnya: sang muslimah kini berjilbab. Dan sang laki-laki tahu, inilah jawaban dari sang muslimah tanpa diucapkan langsung olehnya.
Satu hal yang diyakini sang muslimah bahwa jilbab membebaskan dirinya dari jerat nafsu syetan. Ketika ada teman laki-laki yang mengajaknya berpacaran, maka inilah jawabannya dan juga jawaban-NYA.


****
Sebelum mengakhiri tulisan ini, ijinkan aku mengutip ayat al-qur’an:
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (Q.S Al-Ahzab: 59)
Semoga ayat cintaNYA melembutkan hati-hati kita..


Bagi yang belum berjilbab, maka bersegeralah, karena ini perintahNYA..
Bagi yang sudah berjilbab, semoga keistiqomahan senantiasa kita usahakan..
Karena sesungguhnya,
hidayah dan istiqomah itu bukanlah hal yang kita peroleh tanpa usaha..
Sekali lagi, sebelum menutup tulisan kali ini..
Tanamkan dalam diri bahwa:
Jilbabku Bukan Belenggu


Jilbabku Kebebasanku


Jilbabku Identitasku


Jilbabku Jati Diriku


Selamat Hari Solidaritas Jilbab Internasional..
* Tulisan ini dibuat untuk memperingati International Hijab Solidarity Day yang tepat jatuh pada 4 September
Oleh Lhinblue

Mengapa Yahudi Tidak Suka Indonesia dan Malaysia Bersatu?

Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi soal kedaulatan,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (11/10/2011).
Hubungan Indonesia kembali memanas. Setelah kian kali, dua Negara serumpun-seakidah ini kembali diributkan persoalan nasionalisme yang sama sekali tidak diajarkan ulama-ulama Melayu tempo dulu. Kasusnya sederhana, namun luar biasa bagi kaum nasionalis, yakni permasalahan tapal batas Camar Bulan di Sambas yang diduga telah dicaplok Malaysia. Kita harus membuka mata bahwa konflik antara Malaysia dan Indonesia ini tidak terjadi dengan sendirinya. Ada unsur-unsur pemicu layaknya api yang menimbulkan asap besar. Pertanyaannya siapakah pemantik api itu? Umat Muslim? Bukan, karena kita hanya korban. Pakar Melayu Prof. Dr. Dato’ Nik Anuar Nik Mahmud dari Institut Alam dan Tamadun Melayu, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) mengamini bahwa ada intervensi pihak luar di balik perseteruan kedua Negara serumpun muslim ini. 
Dalam memoar buku Thomas Raffles disebutkan, Barat harus memastikan bahwa alam Melayu ini lemah. Untuk melemahkan, Raffles mengusulkan dua buah strategi. Pertama, imigran-imigran asing masuk ke Melayu supaya kawasan ini tidak menjadi kawasan Melayu, melainkan majemuk (dibawa orang-orang China dan India). Kedua, pastikan bahwa raja-raja Melayu yakni Semenanjung, Sumatera, Jawa dan sebagainya, tidak mengambil para ulama Arab menjadi penasehat mereka. Jadi, tujuan mereka memang untuk memisahkan Arab dengan Melayu. Bersatunya antara Malaysia dan Indonesia membentuk Imperium Islam Melayu inilah yang sangat ditakuti oleh Zionisme. Mereka sadar Melayu adalah potensi kuat dalam membangkitkan Islam dari tenggara Asia, maka itu jalur ini harus dihabisi, apapun caranya. Dan pengalaman bangsa Indonesia yang kerap mudah diadu domba adalah kunci yang selalu mereka pegang saat zaman devide et impera. Yang juga kita harus faham adalah Thomas Stamford Raffles sendiri seorang Freemason. Menurut Th Stevens dalam bukunya Tarekat Mason Bebas, Raffles pada tahun 1813 dilantik sebagai mason bebas di bantara “Virtutis et Artis Amici”. “Virtus” merupakan suatu bantara sementara di perkebunan Pondok Gede di Bogor. Perkebunan itu dimiliki Wakil Suhu Agung Nicolaas Engelhard. Di situ Raffles dinaikkan pangkat menjadi ahli (gezel), dan hanya sebulan kemudian dinaikkan menjadi meester (suhu) di loge “De Vriendschap” di Surabaya. Raffles pula yang mendirikan Singapura modern yang kini menjadi basis Israel di Asia Tenggara. 
Agen-agen zionis melalui Singapura adalah penghasut sebenarnya dalam mengeruhkan hubungan sesama muslim Melayu. Kebanyakan koruptor Indonesia pun bermukim di Singapura setelah merampok uang hasil keringat anak-anak Indonesia dan rakyat jelata. Singapura adalah sekutu zionis. Mereka tidak mau menandatangani perjanjian extradisi dengan Indonesia semata-mata melindungi koruptor ini karena mereka bawa banyak uang ke Singapura. Untuk mengalihkan isu ini dari masyarakat Indonesia, mereka akan coba cari isu supaya masyarakat Indonesia lebih fokus pada isu yang mereka cipta. Maka diwujudkanlah isu sekarang, konfrontasi Malaysia-Indonesia. Melalui media sekular di Negara ini, mereka terus berupaya agar rumpun Melayu bangga akan identitas negara-nya masing-masing. Adanya inflitrasi Zionis di Malaysia juga bukan barang baru. Tahun lalu mantan wakil perdana menteri Malaysia yang juga tokoh oposisi, Anwar Ibrahim, pernah membeberkan fakta adanya keberadaan intelijen Zionis di markas kepolisian federal Malaysia. Kala itu bersama dengan Kelompok Muslim, mereka menyatakan memiliki dokumen yang memperlihatkan kemungkinan adanya intelijen Zionis kedalam strategi informasi negara lewat perusahaan kontraktor bernama "Osiassov", yang melaksanakan proyek pengembangan sistem komunikasi dan teknologi di markas besar polisi federal Malaysia. Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa perusahaan "Osiassov" terdaftar di Singapura namun berkantor pusat di negara penjajah Zionis Tel Aviv. Menurut Anwar, kehadiran dua mantan perwira tentara Zionis di perusahaan yang bersangkutan, adalah sepengetahuan petugas polisi senior Malaysia dan Menteri Dalam Negeri Malaysia sejak jaman Syed Ahmad Albar. Yakinlah, jika umat muslim Melayu tidak kembali ke ajaran Islam sejati dimana tak ada ruang pada nasionalisme yang memberhalakan bangsa, benih permusuhan itu akan selalu muncul, walau kedua Negara itu makmur dan sama-sama beragama muslim. Maka itu, bersatulah bangsa Melayu. Bersatulah diatas Panji Islam yang akan membuka jalan tegaknya dienullah ini di tanah perjuangan kita, tanah Melayu Darussalam. (pz) --www.eramuslim.com--

Seorang Bocah Perempuan Ikut Dibantai oleh Pasukan Rezim Suriah


.

Seorang bocah perempuan dan enam tentara berada di antara 26 orang yang tewas ketika pasukan keamanan menindak demonstran dan dalam bentrokan antara tentara dan deserttentara, sebuah kelompok hak asasi manusia mengatakan

Bentrokan mematikan datang pada saat penyelenggara aksi protes menyerukan demonstrasi nasional pada hari Jumat ini (11/11) meminta Liga Arab menangguhkankeanggotaan Suriah dari kelompok pan-Arab tersebut. Liga Arab sendiri berada di bawah tekanan internasional untuk bertindak setelah Suriah gagal untuk menghormati rencana perdamaian dan tetap melakukan penumpasan brutal terhadap demonstran, dan mereka akan mengadakan pembicaraan Jumat ini terkait tentang krisis tersebut. Seorang bocah perempuan berusia delapan tahun termasuk di antara 16 warga sipil yang tewas oleh pasukan keamanan di pusat kota yang terkepung di Homs, kelompok HAM Suriah Observatorium mengatakan. Mayat lima orang yang hilang juga ditemukan di wilayah Homs, Observatorium mengatakan dalam sebuah pernyataan. "Pasukan keamanan menangkap tiga orang terluka di rumah sakit swasta di Homs, dan beberapa orang lainnya ditahan di Jassem, di selatan provinsi Daraa, tambah pernyataan itu. Di provinsi barat laut Idlib, dekat perbatasan Turki, empat warga sipil tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pasukan keamanan, kata kelompok HAM yang berbasis di Inggris tersebut.(fq/ap)


---www.eramuslim.com---

Buscar

 
December Second Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger