semua orang hampir gak suka sama yang namanya perpisahan. tapi guys, sejatinya kita hidup didunia ini semuanya serba sementara. bahkan dunia ini pun gak akan selamanya ada, dia bakal mati. entah kapan. emang cuma kehidupan setelah kematianlah yang kekal. dunia ini ibarat pohon tempat kita berteduh saat melakukan perjalanan yang sangaaattt panjang. namanya berteduh gak akan selamanya kan? cuma sebentar.
kita lahir, begitu juga kita akan mati nanti.
kita bertemu, begitu juga kita akan berpisah nanti
dalam hidup gue, udah berkali-kali gue ngerasain yang namanya perpisahan. perpisahan TK,SD,SMP, perpisahan dengan orang-orang yang meninggalakan dunia ini untuk selama-lamanya. tapi entah, gw baru sadar kalo perpisahan itu benar-benar menyakitkan adalah saat-saat sekarang.
pisah sama temen-temen seperjuangan gue, pisah sama kehidupan SMA gue yang amazing karena adanya mereka..
gue, Sarah Dewiyanti. yang tadinya hanya seorang siswi yang gak berani untuk aktif, lebih banyak malu buat ngeluarin pendapat dimuka umum, yang masih ikut-ikutan sana-sini cuma biar dapet yang namanya "identitas" di masyarakat. semuanya berubah karena satu langkah pertama gue, langkah yang mengantarkan gw datang ke stand KSI 3 tahun lalu, gw daftar juga lebih karena gw bingung mau masuk ekskul mana lagi. tapi sekrang gw sadar, itu adlah langkah terpenting dalam hidup gw. langkah yang sangat amat gw syukuri saat ini, esok dan seterusnya.. karena bermula dari langkah ragu-ragu itu, gw bisa kenal mereka. Bukan hanya teman tapi saudara seperjuangan gw. karena proyek-proyek sukses kita di KSI, sampe kakak kelas gw menyebut angkatan kita ini sebgai angkatan terbaik. Angkatan dengan ghirah –semangat- yang juga tinggi. Semoga akan terus seperti itu selamanya.. aamiin..
dan bisa kenal juga dengan merekaa.. akhwat yang bisa menempatkan diri. Kalem diluar, tapi anarkis kalo udah dikandang. Wkwkwk..
Kita ini terdiri dari berbgai macam sifat dan kepribadian masing-masing. Ajaibnya ditempat inilah gw ngerasa diakui tanpa harus jadi orang lain. Dengan mereka lah gw sadar arti persahabatan sesungguhnya. Tidak ada yang menjadi guru atau murid disini, karena kita semua adalah gurunya, dan kita semua adlah muridnya. Kita saling belajar satu sama lain. Tapi, bukan berarti hubungan persahabatan kita ini tanpa permasalahan. Namanya perempuan, ya begitulah. Pasti ada kalanya nyolot-nyolotan, diem-dieman, bahkan ada juga yang sampe vacuum di KSI loohh.. *liriklirik* haha.. :D tapi alhamdulillah gak ada dari kita yang sampe menyatakan diri keluar dari KSI. Kecuali buat orang2 yang kena seleksi alam diawal-awal masuk. Hehe.. ah pokoknya mereka itu super duper amazing deh. Dan kita juga menjunjung tinggi pendidikan. terbukti dari kita semua yang sudah diterima di PTN masing-masing... alhamdulillah.. nanti deh insyaAllah gw posting tentang langkah baru kita di PTN masing-masing. I love you full dehh... :*
Dan juga mereka.. adik-adikku tersayang..
Sekitar 6 bulan
lebih gw jadi mentor mereka. Dari yang awalnya Cuma 5 orang yang hadir,
sekarang sampe ada sekitar 15 orang. Dan mereka yang diatas inilah penduduk
tetapnya. Haha.. mereka yang baru
mengenal istilah mentoring dan rohis, mereka yang punya segudang pertanyaan
kritis yang kadang membuat gw runyam, bingung harus jawab apa dengan cara
penyampaian yang bagaimana. Tapi dari mereka lah gw banyak belajar. Belajar
bagaimana mengontrol diri, nahan marah, berpikir cepat untuk menjawab dengan
kata-kata yang pas untuk seumuran mereka, dan yang pasti karena mereka lah gw
lebih semangat mencari ilmu.
Saat gw tau kalo
gw diterima di UB dan harus merantau ke malang, merekalah yang paling gw
pikirin. Harus gimana gw bilang kemereka??? Butuh pertahanan yang kuat buat gw
untuk ngomong ke mereka. Nangis berhari-hari dikamar, biar saat ngomong didepan
mereka gw udah bosen nangis, jadi gak bakal nangis lagi. :’)
Maafin kakak ya
adik-adik.. belom bisa memberikan sesuatu yang berarti buat kalian. Tapi semoga
dari ilmu yang sedikit itu, bisa jadi langkah awal kalian menapaki jejak
ini. Kalian harus tetap mentoring, oke?
Tetap istiqomah dijalan ini. Kita semua, ya kita semua semoga tetap istiqomah
dijalan ini sampai akhir hayat kita.. aamiin.. kakak sayang kaliaaannn... :*
;’)
Sebenrnya dari
perpisahan ini, yang gw takutin itu bukan perpisahannya. Tapi takut tidak akan
menemukan orang-orang macam mereka yang bisa saling menjaga, saling menasehati
dalam kebaikkan.. semoga saja tidak. Karena Allah selalu tau yang terbaik buat
kita.
Semoga kita bisa menemukan
teman-teman terbaik kita lainnya.. memperluas pergaulan dan jejak langkah kita
didunia ini. Make our dreams come true, guys! Bismillah..
Jangan pernah
lupa sama doa ini, doa yang akan selalu mendekatkan kita sejauh apapun raga
kita berada saat ini
Doa Rabithah –
Izzis
Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini telah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahayamu
yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami
Lapangkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakal padaMu
hidupkan dengan ma'rifatMu
matikan dalam syahid di jalan Mu
Engkaulah pelindung dan pembela
bahwa hati ini telah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahayamu
yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami
Lapangkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakal padaMu
hidupkan dengan ma'rifatMu
matikan dalam syahid di jalan Mu
Engkaulah pelindung dan pembela
Selamat jalan
sobat, selamat meraih kesuksesan.. semoga ridha dan lindunganNya selalu
menyertai kita dimanapun kita berada.. aamiin aamiin ya Allah..




0 komentar:
Posting Komentar