sejak dilahirkan didunia ini, kita sebenarnya sudah melewati apa itu yang disebut fase.
menangis => fase pertama awal kehidupan
ada yang menarik jika kita mau menelusuri apa yang kita alami dalam hidup ini. kita dilahirkan ke dunia ini dengan tangis yang menandakan bahwa kita hidup. lalu melewati fase selanjutnya, fase merangkak, berjalan, berlari. pernahkan kalian menyadari bahwa dalam setiap awal kita menapaki fase-fase tersebut selalu ada tangis didalamnya. ada rasa sakit. kita seorang bayi yang baru bisa merangkak, tubuh kita biarkan tergesek dengan bumi langsung, pindah dari satu tempat ke tempat lain, tidak peduli apa yang akan kita lalui nanti, tiba-tiba kita jatuh. menangis. selanjutnya kita melalui fase berjalan. kaki-kaki yang masih lemah, berusaha untuk berdiri. lalu terjatuh lagi. berdiri lagi. dan seterusnya. begitupun ketika kita lanjut ke fase berlari. akan banyak saat dimana kita sering sekali jatuh. apakah bayi tersebut lantas langsung menyerah? memilih berhenti karena tidak sanggup untuk jatuh lagi. tidak. tidak ada bayi yang lantas langsung menyerah. mereka, kita yang saat itu masih bayi tidak pernah mengenal kata menyerah. seberapapun rasa sakit yang kita lalui. sebanyak apapun kita menangis. kita tidak pernah berhenti. karena dengan berhenti, kehidupan kita seutuhnya pun ikut berhenti.
sama seperti saat ini. apapun fase yang sedang kita lalui. akan banyak kita temui kata jatuh, tangis, rasa sakit, tapi itulah tanda bahwa kita masih "hidup", kita masih menjadi manusia yang merindukan kehidupan lebih baik. berpikirlah layaknya seorang bayi dalam menghadapi masalah. tidak pernah menyerah, selalu yakin bahwa kehidupan yang lebih baik ada didepan sana. bahwa dengan melewati fase ini kita memiliki suatu "keahlian" baru. Allah tidak pernah memberikan cobaan kepada hambaNya diluar batas kemampuannya.
menangis => fase pertama awal kehidupan
ada yang menarik jika kita mau menelusuri apa yang kita alami dalam hidup ini. kita dilahirkan ke dunia ini dengan tangis yang menandakan bahwa kita hidup. lalu melewati fase selanjutnya, fase merangkak, berjalan, berlari. pernahkan kalian menyadari bahwa dalam setiap awal kita menapaki fase-fase tersebut selalu ada tangis didalamnya. ada rasa sakit. kita seorang bayi yang baru bisa merangkak, tubuh kita biarkan tergesek dengan bumi langsung, pindah dari satu tempat ke tempat lain, tidak peduli apa yang akan kita lalui nanti, tiba-tiba kita jatuh. menangis. selanjutnya kita melalui fase berjalan. kaki-kaki yang masih lemah, berusaha untuk berdiri. lalu terjatuh lagi. berdiri lagi. dan seterusnya. begitupun ketika kita lanjut ke fase berlari. akan banyak saat dimana kita sering sekali jatuh. apakah bayi tersebut lantas langsung menyerah? memilih berhenti karena tidak sanggup untuk jatuh lagi. tidak. tidak ada bayi yang lantas langsung menyerah. mereka, kita yang saat itu masih bayi tidak pernah mengenal kata menyerah. seberapapun rasa sakit yang kita lalui. sebanyak apapun kita menangis. kita tidak pernah berhenti. karena dengan berhenti, kehidupan kita seutuhnya pun ikut berhenti.
sama seperti saat ini. apapun fase yang sedang kita lalui. akan banyak kita temui kata jatuh, tangis, rasa sakit, tapi itulah tanda bahwa kita masih "hidup", kita masih menjadi manusia yang merindukan kehidupan lebih baik. berpikirlah layaknya seorang bayi dalam menghadapi masalah. tidak pernah menyerah, selalu yakin bahwa kehidupan yang lebih baik ada didepan sana. bahwa dengan melewati fase ini kita memiliki suatu "keahlian" baru. Allah tidak pernah memberikan cobaan kepada hambaNya diluar batas kemampuannya.


0 komentar:
Posting Komentar